tolong sampaikan nada yang terdengar di telinga hati
dan juga tarian yang terlihat di mata jiwa.
bersama dawai yang bersuara
ku sampaikan semua iramanya,
ku sampaikan suara dawai hati dan jiwa.
-ifan, 2005-
lunglai daun daun kering
terpuruk mimpi ditinggalkan
kian tambatkan perih dalam laluan
tinggal aku dengan tungkai berduri
langkah-langkah kaki yang lumpuh
terhantuk batu luka menganga
teruskan dalam tempias merah
lampaui terus sempadan hati
dan jari-jari mulai kaku
dalam cerita yang terpancung
dalam senarai asa yang tertunda
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Komentar ««:
Post a Comment